Itchy
Thumb Syndrome
Chapter
2. Bumi dan Langit (part 1)
Jumat, 9 Agustus.
Hei, kok pada diem sih... tumben
banget emak, bapak sama milo diem-dieman di meja makan, heyy.. ah biarin dah
yang penting iko makan!! Tempe penyet buatan emak, mantap nih sebelum berangkat
sekolah. (tempe penyet di restoran western disebut soybean cake under presure,
wkwkwkwk ngehe dah).
“buk, lihat nih mirip bapak
hahaha..”. ucap bapak tiba-tiba setelah mereka diam di meja makan.
“nggak toh pak, milo mirip emak
ini, hidungnya loh sama..”. jawab emak sambil tersenyum. (hidung pesek aja
bangga..)
Ah, bahagianya iko punya mereka,
emak dan bapak yang selalu bercanda, meskipun bisa dibilang keluarga iko saat
ini tengah tersandung krisis ekonomi tetapi raut kebahagiaan itu tak pernah menjauh
dari keluarga iko. Iko juga bangga dengan milo, adik kesayangan iko yang cakep
ini hampir setiap ada lomba silat selalu pulang membawa gelar juara. Yaa
meskipun nilai pelajarannya ancur wkwkwk..
Iko coba lihat muka milo yang
sedari tadi terdiam di meja makan. Milo tak kunjung mencicipi tempe penyet
(soybean cake under presure) buatan emak, dia hanya terdiam.
“hey, makan hei..” teriak iko.
Tetap saja milo hanya terdiam, posisi milo duduk berada di depan iko, sedangkan
emak dan bapak masing masing berada di kanan dan kiri iko. Meja kecil ini
adalah tempat keluarga iko bersama menyantap hidangan setiap pagi sebelum
masing masing menjalani rutinitas.
“hey, milo. Kamu kenapa?”. Teriak
iko. Tiba tiba, milo sudah tidak ada di kursi meja makan, milo tengah berdiri
di depan pintu ruang tamu sedangkan emak dan bapak seolah terlihat tak kaget
dengan hal itu, mereka kemudian melambaikan tangan ke anak keduanya, milo.
Ada yang aneh, emak dan bapak
tertawa terbahak bahak tetapi dengan air mata menetes di kedua mata mereka
kemudian sesekali melihat iko sambil melepaskan tawa mereka. Saat ini yang iko
rasakan hanya keanehan dan rasa takut. Saat itu tiba-tiba air mata iko menetes
jatuh.
CETTUNG!!!
“wey, mas.. @#%$^#@&(^&%#%^
bbm tuh, masih pagi juga”. Racau si milo yang terdengar nggak jelas karena
mulutnya terhimpit dua bantal.
Iko terbangun dari mimpi aneh
tadi, mimpi macam apaa itu. Iko usap pipi iko dan menyadari bahwa sedari tadi
iko telah menangis. Kali ini iko terdiam sejenak, iko pandangi muka malas milo
yang kala itu masih tertidur dengan jigong yang mengalir dari mulutnya. Sekilas
memang tidak ada kemiripan diantara iko dan milo. Warna kulit milo lebih putih
dari iko, rambut, bentuk muka, dan tubuh milo juga berbeda dari iko, berbeda
juga dengan warna kulit emak dan bapak. Tapi bocah kecil yang hampir tiap hari
tidur di kamar iko ini adalah adik iko, yap.. adik iko yang nakalnya tiada
duanya hahaha... “ojo ninggalin mas iko ya, le”. Bisik iko ke milo sambil mengacak
acak rambut milo. Si milo makin tidur pulas dan berusaha menyedot iler di ujung
bibirnya tanda bahwa dia tidak ikhlas jigongnya menetes hahaha.
“kek, udah bangun? Buruan
siap-siap gih, udah siang”. Isi chat dari winda sang kesayangan hahahaha...
muach.
“iya nek, abis lari-lari nih. Mau
mandi jugak. Nenek udah sarapan?”. Balas iko. (bangsyat boong lagi iko, gpp dah
hahaha padahal di luar lagi gerimis).
Seolah tak pernah capek jempol
iko membalas chat sang nenek, dari sebelum mandi, sesudah mandi, pas lagi
sarapan, hingga mau berangkat sekolah. Yang diperbincangkan pun bermacam macam,
dari curhatan mimpi iko semalam, gombalan nggak jelas iko yang super njijiki,
hingga rutinitas hari ini.
--------------------------------------------------------
“nek, kakek masuk kelas dulu
yah.. ntar pas istirahat kakek chat lagi, babay (emoticon melet)”. Bales iko.
Yah, hari ini adalah hari
terakhir masuk sekolah. Besok sabtu dan minggu adalah hari libur bagi seluruh
penjuru sekolah di surabaya. Kota surabaya adalah salah satu kota rintisan
sekolah fullday di indonesia selain jakarta. Program fullday adalah program
yang mengharuskan sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar 8 jam
setiap hari dari senin hingga kamis, sedangkan jumat-nya sampek jam 11 aja . kegiatan
ekstrakurikuler ditempatkan pada hari sabtu. Program fullday sendiri katanya
sih pertama kali dilaksanakan oleh bu Risma walikota Surabaya yang lambat laun
mulai ditiru oleh wilayah lain seperti jakarta (kata siapa). Aw keren bu
rismaaa.... makasih bu!.
Oh iya, kali ini iko sudah
membawa perlengkapan buat menginap di rumah alvin. Biasanya si alvin lah yang
menginap di rumah iko, tetapi kali ini iko pengen tidur di sana ajah. Iko sudah
bawa sarung, kaos, laptop, dan charger. Tadi iko juga udah pamit ke bapak sama
emak, ke milo juga.. milo jangan nakal ya, awas kamar iko jangan sampe
berantakan hahaha...
-----------------------------------------------------------
“nyet, bawa apaan aja sih, tasmu
sampe penuh gitu”. Kata alvin sambil ngupil haha..
“perlengkapan buat nginep rumahmu
lah nyet, jadi kan?”. Jawab iko.
“oh iya, ntar mamaku berangkat ke
luar kota jadi kamu ikut dulu aja nganter ke juanda, nyet”. Kata alvin yang
masih sibuk ngupil ria wkwkwk..
Bel tanda masuk berbunyi. Udah
iko bahas kemarin kalo bel sekolah kita mirip jingle es krim miami. Tiap denger
bel tersebut, telinga iko berasa panas, mirip setan yang dibaca-bacain ayat
kursi kali yah hahaahaha.. ngehe iko-nya. Lagian iko udah 4 kali ngirim surat
saran di kotak aspirasi siswa supaya belnya suruh diganti, tapi nyatanya dari
dulu nggak diganti ganti. Tutup telinga ah tutup telinga...
--------------------------------------
Setelah 2 jam berpusing pusing
ria dengan matematika, akhirnya jam istirahat tiba. Hari jumat adalah hari yang
spesial karena pada hari itulah istirahat hanya 1 kali karena jam 11 sudah
masuk jam sholat jumat, otomatis sekolah iko pulang pagi. Horeee..
“nyet, hape baru? Gilak mahal
nih!!”. Kata iko yang mengamati iphone 7 milik alvin yang kayaknya baru berani
dikeluarin di jam istirahat ini. Mungkin malu kalo dibilang pamer sama temen
sekelas yang lain.
“oh iya nyet. Hahaha..”. jawab
alvin dengan muka biasa aja.
Si alvin nih emang paling update
kalo pabrikan apel kegigit tersebut ngeluarin seri terbarunya. Baru beberapa
bulan yang lalu dia beli iphone 6s sekarang udah beli “adiknya” lengkap dengan
case bergambar tameng captain america yang ada gambar bintangnya ituh..
busyet!. Kalah deh iko, hape iko cuman samsung galaxy j1 yang belum 4g, itu pun
beli bekas beberapa bulan yang lalu, sekarang udah banyak tempelan isolasi di
case belakang akibat terlalu banyak jatoh. Iko sih kebanyakan atraksi hahaha..
“nyet, hapemu bagus trus, tapi
nggak pernah iko lihat ada yang ngechat. Kasian amat hahaha..”. kata iko sambil
nyengir menggoda.
“anjirr, tenang aja, nanti kalo
udah waktunya pasti rame nih hape, bukannya nggak ada yang ngajak pacaran,
nyet, cuman akunya aja yang lagi nggak niat”. Kata alvin dengan muka sok keren.
Jam istirahat pagi itu kita
habiskan dengan makan bakso mang jukin di bawah pohon mahoni rindang dekat
kantin sekolah sambil menikmati pemandangan anak kelas 7 yang sedang olahraga,
cantik cantik sumpah.. imut. Ngehe dah iko hahaha..
“nyet lihat nyet, arah jam 2. Si
cantik mau roll depan busyeet..” kata alvin sembari menatap anak kelas 7 yang
cantik imut mirip yuki kato.
“woooo seleramu nyet, yang mana?
Yang lagi mainin tali sepatu ye? Yang duduk itu?”. Jawab iko bercanda sambil
menunjuk ke arak cewek gendut disamping si imut.
“anjir, bukan yang itu nyet.
Ahhh...”. kata alvin sambil nepuk jidat iko.
Pagi itu, iko dan alvin dikenyangkan
dengan bakso terenak di sekolah buatan mang jukin, obrolan tentang kartun dari
alvin dengan ciri khas kekanak kanakannya, disuguhi pemandangan indah dari
murid kelas 7 yang sedang olahraga di lapangan basket, dan kenyang dengan
guyonan super ngakak ala iko dan alvin, serta tentunya chatting mesra dari
winda si nenek kesayangan iko.
Bel tanda masuk yang nadanya
super nggak jelas pun berbunyi kembali. Iko dan alvin bergegas masuk untuk
menerima pelajaran.
--------------------------------------------------
Iko sadar bahwa kelas 9 adalah
waktu untuk fokus belajar menyambut ujian nasional yang akan datang sebentar
lagi. Masa-masa dimana seluruh teman sekelas bahkan 1 angkatan di kelas 9
adalah saudara, susah senang akan dijalani bersama sebelum memulai “perang”
melawan ujian nasional. 2 tahun yang telah berlalu dan 1 tahun kedepan akan
menentukan jalan kita selanjutnya, persahabatan iko dengan alvin si bocah
kekanak kanakan itu mungkin hanya tersisa beberapa bulan lagi, bisa saja sih
kita akan bertemu di SMA yang sama nanti, tapi mustahil bagi alvin. Seperti
kebanyakan anak chinnese di komplek iko, mereka disekolahkan di SMA swasta yang
kebanyakan muridnya dari golongan atas saja. Semoga saja tidak dengan alvin.
Jam sudah menunjukkan pukul 11.00
yang berarti bahwa sebentar lagi bel pulang akan berbunyi. Setelah dari tadi
iko dan kawan-kawan fokus menerima pelajaran. Dan akhirnya benar juga, bel
bersuara mirip jingle es miami yang super ancur itu berbunyi. Pulaaaaangggg!!!
Iko dan seluruh penghuni kelas
bergegas merapikan buku dan berdoa serta menjabat tangan guru agama super baik,
bu anik. Iko dan alvin menuju halte depan sekolah untuk menunggu angkot
berwarna hijau arah ke rumah alvin. Kali ini iko akan nginep di rumah bocah
childish bernama alvin hahahaa...
-------------------------------------------------------
“nyet, ntar kalo di rumah jangan
ngomong macem-macem tentang aku ke mama ya”. Kata alvin.
“macem-macemnya termasuk isi
video bokep di hapemu?’’. Kata iko di dalem angkot.
“anjir nih anak, iya semuanya
termasuk itu juga, bego. Jaga omonganmu nyet, belom nyampe rumah udah nyosor
aja mulutmu bangsat”. Kata alvin rewel.
“siap”. Jawab iko cengengesan
sambil acungin jempol ke hidung alvin.
Setelah 15 menit di dalam angkot
panas khas surabaya dengan banyak penumpang didalamnya, kini iko dan alvin
sudah sampai di depan gerbang komplek perumahan alvin. Iko sudah tidak asing
lagi dengan gerbang tersebut. Banyak orang di komplek rumah iko yang berangan
angan bisa punya rumah di komplek milik alvin. Perumahan mewah dengan patung
kuda besar lengkap dikelilingi air mancur tersebut merupakan salah satu
perumahan mewah di surabaya yang terkenal dengan jajanan enak di pujaseranya,
rata rata rumah di dalamnya memiliki kolam pribadi, serta wc-nya duduk, nggak
jongkok.. keren.. (keren dari mana coy, itu mah lu aja yang norak! Liat wc
duduk aja takjub).
Setelah berjalan kaki sekitar 3
menit, sampailah iko dan alvin di depan rumah super gede. Surabaya yang begitu
panas tiba tiba serasa sejuk karena pohon pohon yang berada di samping jalan
menuju rumah alvin menaungi pejalan kaki yang berjalan dibawahnya. Iko tau
persis rumah itu, rumah mewah itu, iko sering lewat di depannya. Terkadang
berhenti di depannya untuk menjemput alvin pemilik rumah tersebut. Hampir 1
tahun iko kenal alvin sejak awal kelas 8 hingga sekarang, baru kali ini iko
bisa menginap di rumah si tolol, alvin.
Alvin membukakan gerbang rumah
mewah tersebut, dan masuk lalu menekan tombol bel rumahnya sendiri. Uwaaaaahhh
keren, berbeda halnya dengan rumah iko, untuk masuk ke rumah saja iko bisa
nyelonong masuk ke pintu toko milik emak atau mengetuk pintu rumah di
sampingnya hahaha...
“eh, koko udah pulang”. Sapa
seorang ibu paruh baya yang sepertinya adalah asisten rumah tangga keluarga
alvin.
“mama masih di rumah bi?” tanya
alvin.
“di dalem ko, lagi kemas kemas
barang”. Jawab wanita tadi.
Alvin dan iko menuju kamar di
lantai atas milik si tolol, alvin. Berhubung hari ini adalah hari jumat, iko
kemudian memperisapkan sarung dan hendak berniat mencari masjid terdekat di komplek
perumahan alvin.
“nyet, jumatan dulu ikonyah”.
Kata iko.
“yoi, pake motor alvin aja. Agak
jauh. Lurus aja ke kanan dari rumahku sekitar 500 meter samping kiri ada
masjid, nyet”. Kata alvin.
Langsung aja iko menaiki motor
matic alvin menuju masjid dekat komplek.
Jumatan dulu ikonyahhh.. hayo
yang ngerasa cowok jangan lupa kewajiban tiap jumat cuy.
(bersambung ke chapter 3).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar