Rabu, 04 Januari 2017

Itchy Thumb Syndrome Chapter 2



Itchy Thumb Syndrome
Chapter 2. Bumi dan Langit (part 1)

Jumat, 9 Agustus.

Hei, kok pada diem sih... tumben banget emak, bapak sama milo diem-dieman di meja makan, heyy.. ah biarin dah yang penting iko makan!! Tempe penyet buatan emak, mantap nih sebelum berangkat sekolah. (tempe penyet di restoran western disebut soybean cake under presure, wkwkwkwk ngehe dah).

“buk, lihat nih mirip bapak hahaha..”. ucap bapak tiba-tiba setelah mereka diam di meja makan.

“nggak toh pak, milo mirip emak ini, hidungnya loh sama..”. jawab emak sambil tersenyum. (hidung pesek aja bangga..)

Ah, bahagianya iko punya mereka, emak dan bapak yang selalu bercanda, meskipun bisa dibilang keluarga iko saat ini tengah tersandung krisis ekonomi tetapi raut kebahagiaan itu tak pernah menjauh dari keluarga iko. Iko juga bangga dengan milo, adik kesayangan iko yang cakep ini hampir setiap ada lomba silat selalu pulang membawa gelar juara. Yaa meskipun nilai pelajarannya ancur wkwkwk..

Iko coba lihat muka milo yang sedari tadi terdiam di meja makan. Milo tak kunjung mencicipi tempe penyet (soybean cake under presure) buatan emak, dia hanya terdiam.

“hey, makan hei..” teriak iko. Tetap saja milo hanya terdiam, posisi milo duduk berada di depan iko, sedangkan emak dan bapak masing masing berada di kanan dan kiri iko. Meja kecil ini adalah tempat keluarga iko bersama menyantap hidangan setiap pagi sebelum masing masing menjalani rutinitas.

“hey, milo. Kamu kenapa?”. Teriak iko. Tiba tiba, milo sudah tidak ada di kursi meja makan, milo tengah berdiri di depan pintu ruang tamu sedangkan emak dan bapak seolah terlihat tak kaget dengan hal itu, mereka kemudian melambaikan tangan ke anak keduanya, milo.

Ada yang aneh, emak dan bapak tertawa terbahak bahak tetapi dengan air mata menetes di kedua mata mereka kemudian sesekali melihat iko sambil melepaskan tawa mereka. Saat ini yang iko rasakan hanya keanehan dan rasa takut. Saat itu tiba-tiba air mata iko menetes jatuh.

CETTUNG!!!

“wey, mas.. @#%$^#@&(^&%#%^ bbm tuh, masih pagi juga”. Racau si milo yang terdengar nggak jelas karena mulutnya terhimpit dua bantal.

Iko terbangun dari mimpi aneh tadi, mimpi macam apaa itu. Iko usap pipi iko dan menyadari bahwa sedari tadi iko telah menangis. Kali ini iko terdiam sejenak, iko pandangi muka malas milo yang kala itu masih tertidur dengan jigong yang mengalir dari mulutnya. Sekilas memang tidak ada kemiripan diantara iko dan milo. Warna kulit milo lebih putih dari iko, rambut, bentuk muka, dan tubuh milo juga berbeda dari iko, berbeda juga dengan warna kulit emak dan bapak. Tapi bocah kecil yang hampir tiap hari tidur di kamar iko ini adalah adik iko, yap.. adik iko yang nakalnya tiada duanya hahaha... “ojo ninggalin mas iko ya, le”. Bisik iko ke milo sambil mengacak acak rambut milo. Si milo makin tidur pulas dan berusaha menyedot iler di ujung bibirnya tanda bahwa dia tidak ikhlas jigongnya menetes hahaha.

“kek, udah bangun? Buruan siap-siap gih, udah siang”. Isi chat dari winda sang kesayangan hahahaha... muach.

“iya nek, abis lari-lari nih. Mau mandi jugak. Nenek udah sarapan?”. Balas iko. (bangsyat boong lagi iko, gpp dah hahaha padahal di luar lagi gerimis).

Seolah tak pernah capek jempol iko membalas chat sang nenek, dari sebelum mandi, sesudah mandi, pas lagi sarapan, hingga mau berangkat sekolah. Yang diperbincangkan pun bermacam macam, dari curhatan mimpi iko semalam, gombalan nggak jelas iko yang super njijiki, hingga rutinitas hari ini.
--------------------------------------------------------
“nek, kakek masuk kelas dulu yah.. ntar pas istirahat kakek chat lagi, babay (emoticon melet)”. Bales iko.

Yah, hari ini adalah hari terakhir masuk sekolah. Besok sabtu dan minggu adalah hari libur bagi seluruh penjuru sekolah di surabaya. Kota surabaya adalah salah satu kota rintisan sekolah fullday di indonesia selain jakarta. Program fullday adalah program yang mengharuskan sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar 8 jam setiap hari dari senin hingga kamis, sedangkan jumat-nya sampek jam 11 aja . kegiatan ekstrakurikuler ditempatkan pada hari sabtu. Program fullday sendiri katanya sih pertama kali dilaksanakan oleh bu Risma walikota Surabaya yang lambat laun mulai ditiru oleh wilayah lain seperti jakarta (kata siapa). Aw keren bu rismaaa.... makasih bu!.

Oh iya, kali ini iko sudah membawa perlengkapan buat menginap di rumah alvin. Biasanya si alvin lah yang menginap di rumah iko, tetapi kali ini iko pengen tidur di sana ajah. Iko sudah bawa sarung, kaos, laptop, dan charger. Tadi iko juga udah pamit ke bapak sama emak, ke milo juga.. milo jangan nakal ya, awas kamar iko jangan sampe berantakan hahaha...
-----------------------------------------------------------
“nyet, bawa apaan aja sih, tasmu sampe penuh gitu”. Kata alvin sambil ngupil haha..

“perlengkapan buat nginep rumahmu lah nyet, jadi kan?”. Jawab iko.

“oh iya, ntar mamaku berangkat ke luar kota jadi kamu ikut dulu aja nganter ke juanda, nyet”. Kata alvin yang masih sibuk ngupil ria wkwkwk..

Bel tanda masuk berbunyi. Udah iko bahas kemarin kalo bel sekolah kita mirip jingle es krim miami. Tiap denger bel tersebut, telinga iko berasa panas, mirip setan yang dibaca-bacain ayat kursi kali yah hahaahaha.. ngehe iko-nya. Lagian iko udah 4 kali ngirim surat saran di kotak aspirasi siswa supaya belnya suruh diganti, tapi nyatanya dari dulu nggak diganti ganti. Tutup telinga ah tutup telinga...
--------------------------------------
Setelah 2 jam berpusing pusing ria dengan matematika, akhirnya jam istirahat tiba. Hari jumat adalah hari yang spesial karena pada hari itulah istirahat hanya 1 kali karena jam 11 sudah masuk jam sholat jumat, otomatis sekolah iko pulang pagi. Horeee..

“nyet, hape baru? Gilak mahal nih!!”. Kata iko yang mengamati iphone 7 milik alvin yang kayaknya baru berani dikeluarin di jam istirahat ini. Mungkin malu kalo dibilang pamer sama temen sekelas yang lain.

“oh iya nyet. Hahaha..”. jawab alvin dengan muka biasa aja.
Si alvin nih emang paling update kalo pabrikan apel kegigit tersebut ngeluarin seri terbarunya. Baru beberapa bulan yang lalu dia beli iphone 6s sekarang udah beli “adiknya” lengkap dengan case bergambar tameng captain america yang ada gambar bintangnya ituh.. busyet!. Kalah deh iko, hape iko cuman samsung galaxy j1 yang belum 4g, itu pun beli bekas beberapa bulan yang lalu, sekarang udah banyak tempelan isolasi di case belakang akibat terlalu banyak jatoh. Iko sih kebanyakan atraksi hahaha..

“nyet, hapemu bagus trus, tapi nggak pernah iko lihat ada yang ngechat. Kasian amat hahaha..”. kata iko sambil nyengir menggoda.

“anjirr, tenang aja, nanti kalo udah waktunya pasti rame nih hape, bukannya nggak ada yang ngajak pacaran, nyet, cuman akunya aja yang lagi nggak niat”. Kata alvin dengan muka sok keren.

Jam istirahat pagi itu kita habiskan dengan makan bakso mang jukin di bawah pohon mahoni rindang dekat kantin sekolah sambil menikmati pemandangan anak kelas 7 yang sedang olahraga, cantik cantik sumpah.. imut. Ngehe dah iko hahaha..

“nyet lihat nyet, arah jam 2. Si cantik mau roll depan busyeet..” kata alvin sembari menatap anak kelas 7 yang cantik imut mirip yuki kato.

“woooo seleramu nyet, yang mana? Yang lagi mainin tali sepatu ye? Yang duduk itu?”. Jawab iko bercanda sambil menunjuk ke arak cewek gendut disamping si imut.

“anjir, bukan yang itu nyet. Ahhh...”. kata alvin sambil nepuk jidat iko.

Pagi itu, iko dan alvin dikenyangkan dengan bakso terenak di sekolah buatan mang jukin, obrolan tentang kartun dari alvin dengan ciri khas kekanak kanakannya, disuguhi pemandangan indah dari murid kelas 7 yang sedang olahraga di lapangan basket, dan kenyang dengan guyonan super ngakak ala iko dan alvin, serta tentunya chatting mesra dari winda si nenek kesayangan iko.

Bel tanda masuk yang nadanya super nggak jelas pun berbunyi kembali. Iko dan alvin bergegas masuk untuk menerima pelajaran.
--------------------------------------------------
Iko sadar bahwa kelas 9 adalah waktu untuk fokus belajar menyambut ujian nasional yang akan datang sebentar lagi. Masa-masa dimana seluruh teman sekelas bahkan 1 angkatan di kelas 9 adalah saudara, susah senang akan dijalani bersama sebelum memulai “perang” melawan ujian nasional. 2 tahun yang telah berlalu dan 1 tahun kedepan akan menentukan jalan kita selanjutnya, persahabatan iko dengan alvin si bocah kekanak kanakan itu mungkin hanya tersisa beberapa bulan lagi, bisa saja sih kita akan bertemu di SMA yang sama nanti, tapi mustahil bagi alvin. Seperti kebanyakan anak chinnese di komplek iko, mereka disekolahkan di SMA swasta yang kebanyakan muridnya dari golongan atas saja. Semoga saja tidak dengan alvin.

Jam sudah menunjukkan pukul 11.00 yang berarti bahwa sebentar lagi bel pulang akan berbunyi. Setelah dari tadi iko dan kawan-kawan fokus menerima pelajaran. Dan akhirnya benar juga, bel bersuara mirip jingle es miami yang super ancur itu berbunyi. Pulaaaaangggg!!!

Iko dan seluruh penghuni kelas bergegas merapikan buku dan berdoa serta menjabat tangan guru agama super baik, bu anik. Iko dan alvin menuju halte depan sekolah untuk menunggu angkot berwarna hijau arah ke rumah alvin. Kali ini iko akan nginep di rumah bocah childish bernama alvin hahahaa...
-------------------------------------------------------
“nyet, ntar kalo di rumah jangan ngomong macem-macem tentang aku ke mama ya”. Kata alvin.

“macem-macemnya termasuk isi video bokep di hapemu?’’. Kata iko di dalem angkot.
“anjir nih anak, iya semuanya termasuk itu juga, bego. Jaga omonganmu nyet, belom nyampe rumah udah nyosor aja mulutmu bangsat”. Kata alvin rewel.

“siap”. Jawab iko cengengesan sambil acungin jempol ke hidung alvin.

Setelah 15 menit di dalam angkot panas khas surabaya dengan banyak penumpang didalamnya, kini iko dan alvin sudah sampai di depan gerbang komplek perumahan alvin. Iko sudah tidak asing lagi dengan gerbang tersebut. Banyak orang di komplek rumah iko yang berangan angan bisa punya rumah di komplek milik alvin. Perumahan mewah dengan patung kuda besar lengkap dikelilingi air mancur tersebut merupakan salah satu perumahan mewah di surabaya yang terkenal dengan jajanan enak di pujaseranya, rata rata rumah di dalamnya memiliki kolam pribadi, serta wc-nya duduk, nggak jongkok.. keren.. (keren dari mana coy, itu mah lu aja yang norak! Liat wc duduk aja takjub).

Setelah berjalan kaki sekitar 3 menit, sampailah iko dan alvin di depan rumah super gede. Surabaya yang begitu panas tiba tiba serasa sejuk karena pohon pohon yang berada di samping jalan menuju rumah alvin menaungi pejalan kaki yang berjalan dibawahnya. Iko tau persis rumah itu, rumah mewah itu, iko sering lewat di depannya. Terkadang berhenti di depannya untuk menjemput alvin pemilik rumah tersebut. Hampir 1 tahun iko kenal alvin sejak awal kelas 8 hingga sekarang, baru kali ini iko bisa menginap di rumah si tolol, alvin.
Alvin membukakan gerbang rumah mewah tersebut, dan masuk lalu menekan tombol bel rumahnya sendiri. Uwaaaaahhh keren, berbeda halnya dengan rumah iko, untuk masuk ke rumah saja iko bisa nyelonong masuk ke pintu toko milik emak atau mengetuk pintu rumah di sampingnya hahaha...

“eh, koko udah pulang”. Sapa seorang ibu paruh baya yang sepertinya adalah asisten rumah tangga keluarga alvin.

“mama masih di rumah bi?” tanya alvin.

“di dalem ko, lagi kemas kemas barang”. Jawab wanita tadi.

Alvin dan iko menuju kamar di lantai atas milik si tolol, alvin. Berhubung hari ini adalah hari jumat, iko kemudian memperisapkan sarung dan hendak berniat mencari masjid terdekat di komplek perumahan alvin.

“nyet, jumatan dulu ikonyah”. Kata iko.

“yoi, pake motor alvin aja. Agak jauh. Lurus aja ke kanan dari rumahku sekitar 500 meter samping kiri ada masjid, nyet”. Kata alvin.

Langsung aja iko menaiki motor matic alvin menuju masjid dekat komplek.
Jumatan dulu ikonyahhh.. hayo yang ngerasa cowok jangan lupa kewajiban tiap jumat cuy.
(bersambung ke chapter 3).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar